Panduan Pengguna: Pelacak Nutrisi Pintar
Selamat datang di asisten nutrisi pribadi Anda! Aplikasi kami menggabungkan kecerdasan buatan (AI) pemindai gambar dengan Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) untuk membantu Anda melacak kebutuhan makro dan mikronutrien harian secara akurat.
Ikuti panduan berikut untuk memaksimalkan pengalaman pencatatan nutrisi Anda.
1. Memahami Target Harian Anda
Anda tidak perlu menebak-nebak kebutuhan gizi Anda. Aplikasi akan menghitungnya secara otomatis:
- BMR & Makronutrien: Berdasarkan berat badan, tinggi badan, dan tingkat aktivitas Anda, aplikasi menghitung Basal Metabolic Rate (BMR) untuk menetapkan target harian Kalori, Protein, Lemak, dan Karbohidrat.
- Mikronutrien (AKG): Kami menggunakan standar Angka Kecukupan Gizi (AKG) berdasarkan usia Anda untuk menetapkan target harian yang sangat spesifik untuk vitamin (A, B-kompleks, C, D, E, K) dan mineral (Kalsium, Zat Besi, Zink, dll.).
2. Menambah Makanan via Pemindai Label (OCR)
Ingin mencatat camilan atau minuman kemasan? Biarkan AI kami yang bekerja dengan memindai tabel "Informasi Nilai Gizi".
Cara Memindai
- Tekan ikon pemindai dan pilih untuk mengambil foto langsung atau mengunggah gambar dari galeri Anda.
- Pastikan tabel Informasi Nilai Gizi terlihat jelas, tidak terpotong, dan memiliki pencahayaan yang baik.
- AI akan mengekstrak seluruh data, mulai dari kalori dasar hingga vitamin dan mineral spesifik.
Validasi Data
AI sangat pintar, tetapi hasil foto bisa saja buram!
- Label Tidak Terbaca: Jika foto terlalu gelap atau buram, aplikasi akan memunculkan peringatan bahwa data tidak dapat diekstrak. Silakan ambil ulang foto dengan lebih jelas.
- Halaman Konfirmasi: Jika pemindaian berhasil, Anda akan diarahkan ke halaman konfirmasi. Selalu periksa kembali angkanya. Jika AI salah membaca angka "8" menjadi "3", Anda dapat mengubah nilai tersebut secara manual sebelum menyimpannya ke buku catatan harian Anda.
3. Mencari di Database TKPI
Untuk makanan segar, masakan rumahan, atau bahan tanpa label, gunakan database TKPI bawaan kami.
Pencarian & Pemilihan
- Cukup ketik nama makanan di kolom pencarian (contoh: "Nasi Putih", "Telur Ayam").
- Perhatikan Kondisi Bahan: TKPI membedakan makanan mentah dan matang. Pastikan Anda memilih versi yang tepat (contoh: Beras vs Nasi, atau Ayam Mentah vs Ayam Goreng) karena proses memasak mengubah volume dan berat nutrisi.
Porsi & Satuan Ukuran
- Makanan TKPI (Padat): Ukuran dasar di TKPI adalah 100 gram (1 Porsi/Serving). Anda bisa menyesuaikan jumlah konsumsi menggunakan satuan Gram, Kilogram, atau Porsi (misal: memasukkan "0.5 Porsi" akan dihitung sebagai 50 gram).
- Minuman Hasil Scan (OCR): Jika Anda memindai minuman dan labelnya menggunakan satuan mililiter (ml), aplikasi akan membuka opsi pengukuran volume seperti Cup (Gelas), Liter, Sendok Makan (sdm), dan Sendok Teh (sdt) agar lebih mudah dicatat.
4. Melacak Kemajuan Anda
- Catatan Harian: Semua makanan yang Anda pindai atau cari dari TKPI akan disimpan dalam satu daftar harian tunggal yang mudah dibaca.
- Analitik & Grafik: Kunjungi halaman analitik untuk melihat grafik asupan harian Anda. Grafik ini menunjukkan persentase pencapaian Anda menuju 100% target harian, baik untuk makronutrien maupun mikronutrien spesifik. Anda juga dapat memfilter grafik ini untuk memantau nutrisi tertentu secara lebih detail.
Back to Welcome